Lucky Agatha Ismumahera (bendrat) adalah seorang mahasiswa Universitas
Pembangunan Negeri atau biasa disebut UPN, dia mengeyam bangku kuliah jurusan
Ilmu Komunikasi semester 5 dan mengambil sambilan sebagai fotografer. Pria kelahiran
Yogyakarta, 27 maret 1993 walaupun masih tergolong muda tetapi semangatnya
untuk mendapatkan penghasilan dari hasil keringat sendiri menutupi umurnya
prestasinya di bidang Fotografi pun sudah lumayan gemilang.
Berawal dari keisengan dan hobinya di dalam dunia fotografi
membawa pria ini berpenghasilan sendiri untuk menambah uang jajannya. Karirnya di
dunia fotografi pun lumayan lama kurang
lebih sekitar 2 tahun. Dari hasil karya-karyanya dia memperoleh kesempatan
memamerkan karyanya di sebuah pameran besar hasil dari hunting di Pulau Brawah
(indramayu), pameran fotografi fashion bersama Sampoerna Mild. Penghasilan dari
memotret pun lumayan, berawal dari 150.000-400.000 saat ini pun nominalnya
semakin meningkat berkisar sekitar 600.000 rupiah bahkan bisa lebih tergantung
dari job yang di terimanya lumayan untuk
menambah uang jajan mahasiswa.
Proses yang membawa pria ini menekuni profesinya saat ini
terbilang cukup singkat. Berawal dari kamera pemberian (warisan) kakaknya dia
mulai memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengikuti KSM di kampusnya serta
terjun langsung mencoba memotret di luar (tidak selalu bersama KSM ). Menurutnya
untuk terjun di dunia fotografi tidak
memerlukan ketrampilan yang di perlukan hanya ketelitian dan kemampuan besar
untuk bisa, dengan cara belajar dengan
graf atau bisa hanya dengan sebuah eksperimen.
Suka dan duka dalam menjalani profesinya pun terjadi. Sukanya
dia bisa menambah teman dan bertemu fotografer-fotografer handal lainnya, bisa
mengetahui tempat-tempat wisata yang sebelumya belum di ketahui (hasil dari
muter-muter hunting foto). Dukanya dia mengaku kehabisan waktu untuk bermain
dengan temannya serta mengurangi waktunya untuk belajar.
Hal yang paling berkesan saat menjalani profesinya adalah
ketika dia bisa melihat pemandangan alam alami yang belum banyak orang tau,
bisa mendapat kesempatan mengikuti pameran besar yang hasil karyanya bisa di
lihat oleh fotografer-fotografer di Indonesia dan dia juga bisa menambah
liburan ke obyek-obyek wisata tersebut. Setelah ada suka pasti ada dukanya berbagai
kegiatan yang dijalaninya cukup banyak menyita waktunya kesehatannya pun jadi
kurang bisa di kontrol karena kecapekan. Dia punya cara sendiri untuk mengatasi
dukanya menjadi fotografer yaitu dengan banyak beristirahat ketika memungkinan,
memulai hidup sehat untuk menjaga badannya.
Karakteristik yang di butuhkan pun tidak terlalu rumit hanya
membutuhkan ketelitian, ketekunan, keuletan dan tentunya tidak boleh mudah
putus asa dan di perbanyak waktu untuk terjun langsung ke lapangan.
pewawancara: DELA GUFI KUMALASARI(13730005)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar