Rabu, 01 Januari 2014

“Literasi Media: Gerakan Menuju Televisi Sehat”

Laporan Hasil Wawancara




I.                   Latar Belakang

Alhamdulillah Puji syukur atas kehadirat Tuhan Allah S.W.T, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kami dapat melaksanakan kegiatan Wawancara ini dengan lancar dan sebagai mana mestinya. Kegiatan wawancara ini merupakan salah satu tugas di bidang mata kuliah Pengantar Ilmu Komunikasi yang bertujuan untuk memperoleh informasi dari narasumber. Kami diberi topik Literasi Media: Gerakan Menuju Televisi Sehat oleh karena itu kami mewawancarai salah satu pegiat literasi media di MPM (Masyarakat Peduli Media) dan juga merupakan salah satu pendiri organisasi tersebut.

Dengan terlaksananya kegiatan wawancara ini, maka kami berharap agar seluruh pembaca bisa mendapatkan suatu pencerahan tentang dunia pertelevisian. Serta bisa bermamfaat bagi teman-teman sekalian.

II.                Maksud Dan Tujuan

1.      Bisa lebih mengetahui tentang kondisi Pertelevisian di Indonesia.
2.      Memahami dan menguasai kegiatan wawancara. 
3.      Memperoleh informasi.
4.      Memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Komunikasi.

III.  Topik Wawancara

            Literasi Media: Gerakan Menuju Televisi Sehat

III.             Waktu dan Tempat Kegiatan

Acara ini dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal                          : Selasa, 31 Desember  2013.
Pukul                                       : 12:00 WIB s/d selesai.
Tempat                                    : Wirobrajan, Yogyakarta






IV.              Laporan Hasil Wawancara

Narasumber                            : Budhi Hermanto
                                   
Pewawancara                          : Soleh Hasan.

Hasil Wawancara

Pada hari Minggu, 31 Desember 2013, pukul 12.00  kami datang ke kantor MPM (Masyarakat Peduli Media). kami di sana disambut oleh salah satu pendiri MPM yaitu bapak Budhi Hermanto , alhamdulillah kedatangan kami di sambut dengan penuh kehangatan dan juga  Narasumber  ini bersikap ramah dan   baik kepada kami.

Budhi Hermanto
Description: C:\Users\Soleh Hasan\Documents\Budhi Dermanto.jpegSebagai peneliti dan Trainer di MPM. Ia juga bekerja di Combine Resource Institution (CRI) Yogyakarta. Budhi juga di kenal jago dalam mengorganisasi gerakan masyarakat sipil. Aktif di Asosiasi Televisi Komunitas Indonesia (ATVKI), mantan Ketua Jaringan Radio Komunitas Jawa Tengah dan aktif pula di KMIPY. Selain mengajar di almamaternya, UMY, ia juga aktif menjadi konsultan berbagai program pengembangan masyarakat yang diselenggarakan sejumlah lembaga. Tahun 2007 bersama teman-teman pegiat ia menulis buku tentang televisi Komunitas.
           
-         Berikut Informasi yang kita dapatkan :

1.      Apa Profesi (Komunikasi) Bapak saat ini (paling di tekuni saat ini)?
     
            Untuk saat ini saya menjabat dan menekuni sebagai Aktivis di MPM dan juga sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Universitas Ahmad Dahlan. namun dulu ketika masih di jakarta saya juga pernah menjadi Konsultan, jurnalis, dan penulis di media. 

2.      Sudah berapa lama menekuni profesi ini?

Bapak Budhi Hermanto merupakan salah satu orang asli putera daerah yang kental berdarah Yogyakarta. Sejak tahun 2007-saat ini beliau aktif menekuni profesi sebagai Dosen Undangan di Universitas Muhammdiyah Yogyakarta (UMY) dan juga di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Aktif di MPM dalam memberikan semacam penyuluhan setiap 1 bulan sekali kepada masyarakat di sekitar daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Beliau juga merupakan fasilitator yang sering di undang di setiap ada event-event penting, seperti mengisi seminar, kuliah umum, dan juga turut aktif terjun ke Masyarakat di setiap bulan satu kali untuk melakukan penyuluhan tentang bagaimana cara yang baik dan efektif agar masyarakat bisa dengan cerdas mengkonsumsi media saat ini. Sebelumnya ketika beliau masih aktif menjadi konsultan beliau merupakan orang yang aktif melakukan kegiatan pelestarian budaya dengan cara terjun langsung di setiap daerah terpencil di seluruh nusantara guna memberikan suatu pencarahan dan ilmu pengetahuan kepada masyarakat yang memang “kurang melek media” sebut saja di daerah pedalam di NTT di Alor, dan juga di pulau terpencil di daerah Sumatra.

3.      Prestasi/karya apa saja yang sudah di peroleh/dibuat dalam profesi saat ini?

Dalam hal karya dan prestasi beliau. Pak Budhi Hermanto dan kawan-kawan MPM bersama-sama aktif di dalam komunitas menulis salah satu karya beliau adalah buku yang berjudul “Televisi Komunitas”, selain buku, beliau juga sering menjadi orang yang sering yang di percaya sebagai pihak pengoreksi karya orang lain sebut saja buku, poster dll. Karena mungkin beliau merupakan orang yang memiliki keahlian dalam bidang tersebut. Untuk saat ini beliau masih menekuni profesi yang aktif terjun di masyarakat untuk melakukan kegiatan semacam penyulahan, sebagai media pencerahan dan juga pendidikan tentang pertelevisian di Indonesia. 

4.      Bagaimana rincian pekerjaan yang di lakukan oleh profesi anda saat ini?

Untuk rincian kegiatan sehari-hari beliau mengisi rincian kegiatannya dengan mengajar dan menghadiri forum-forum yang bernuansa yang kental keterkaitannya dengan media. AJI, MPM, dll.

5.      Berapa penghasilan awal dan penghasilan saat ini dalam profesi yang bapak tekuni?

Mungkin penghasilan yang saya dapatkan melalui mengajar sebagai Dosen. Fasilitator, tutor, menulis di media (Surat kabar). Bisa di bilang sekitar 80 juta. Tapi itu tidak sebesar ketika saat saya masih muda yaitu sebagai konsultan. Saat itu kira-kira penghasilan saya setiap hari adalah 2 juta rupiah.

Tapi Untuk masalah penghasilan sebetulnya bapak budhi ini, ketika saya ajukan tentang pertanyaan tersebut. Beliau menjawab bahwa untuk masalah penghasilan sebetulnya saya tidak terlalu mempedulikannya, tapi pada intinya saya melakukan profesi murni untuk visi kemanusia dan untuk mengamalkan ilmu saya sebagai amal. Bersyukur saja, saat ini saya sudah bisa menghidupi Istri dan juga anak itu sudah cukup.  

6.      Bagaimana cara untuk memperoleh keterampilan  dan juga kompetensi apa yang harus dimiliki untuk menunjang profesi saat ini?

Untuk menunjang profesi saat ini biasanya dulu saya sering melakukan :

1.      Ikut Training Pelatihan Fasilitator.
2.      Sering Berdiskusi sama teman – teman.
3.      Tentunya sering baca buku lah.
4.      Sering melakukan semacam latihan saja.
5.      Dan juga banyakin sajan pengalamannya untuk terjun langsung ke masyarakat. Agar lebih siap saja menghadapi dunia yang sesungguhnya.

7.      Bagaimana suka duka menjalani profesi saat ini?

Suasana yang tidak menyenangkan ketika saya mendapatkan tugas dari konsultan ialah ketika saya di tugaskan di tempat-tempat yang jauh dari kelengkapan prasarana singkatnya di pelosok desa di pedalaman. Pengalaman yang paling duka ketika di tugaskan di daerah di NTT yang sulit untuk menemukan air bersih, listrik, dll. Tapi saya selalu memandang hal tersebut bukan sebagai hambatan melainkan sebagai tantangan.  “Orang yang hidup di sana saja bisa bertahan, kenapa saya tidak” Ujar bapak Budhi. 

8.      Bisakah bapak memberikan pengalaman “yang paling berkesan?

Dalam misi kemanusiaannya Pernah suatu ketika saya datang ke Nanggro Aceh Darussalam. saat itu kedatangan saya ke lokasi setelah 4 bulan pasca bencana besar Tsunami. Saya merasakan pergolakan iman di dalam diri saya karena melihat secara langsung tentang kebesaran Allah S.W.T. setelah turun dari pesawat terbang. Saudaraku yang menjadi korban Tsunami langsung menyambut dan membawaku ke kediamannya yang telah hilang di hayut oleh air bah Tsunami. Di tempat itu banyak kenangan yang indah dengan keluarganya. Namun hal tersebut tinggal cerita manis yang hanya bisa menjadi ingatan yang selalu abadi. Karena hampir keluarganya hanyut di bawa arus Tsunami. Dan beliau juga terpukau melihat kokohnya masjid yang masih berdiri kuat di pinggiran pantai beliau terpukau karena semua bangunan mulai dari rumah, hotel, dan juga toko hilang tergerus oleh bencana tsunami. Dari itu beliau langsung secara tidak sadar mengambil Wudhu dan sholat 2 rakaat di dalam masjid tersebut.   

9.      Karateristik pribadi seperti apa yang di butuhkan dalam profesi saat ini?

Untuk profesi yang saya tekuni saat ini sebagai aktivis media yang aktif di MPM, AJI dll. sangat memerlukan prbadi yang tangguh, cinta akan berbagi, tidah mudah mengeluh dan tentunya cinta akan ilmu pengetahuan. Selain itu jangan lupa selalu belajar dari pengalaman yang di dapatkan. Jangan mudah mengeluh dan selalu memandang sesuatu bukan sebagai halangan tetapi sebagai tantangan.

10.  Bagaimana prospek dan tantangan profesi di bidang anda ini di masa yang akan datang? Apakah isu terkait AFTA 2015 juga akan berpengaruh? Seperti apa pengaruhnya dalam profesi ini nantinya??

Untuk isu AFTA saya kurang begitu faham untuk saat ini.

Sekian, cerita sederhana saya ketika melakukan wawancara kepada bapak Budhi Hermanto. Semoga dengan hasil wawancara ini bisa menjadi salah satu ilmu yang bermanfaat bagi sekalian pembaca. Amin.

Yogyakarta, 31 Desember 2013


Penulis Soleh Hasan 13730035 @Solehhasan3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar